
Jelajahi lebih dari sekadar tempat makan. Temukan kisah akulturasi budaya, toleransi, dan warisan yang hidup di setiap sudut Glodok
Kumpulkan badge dan raih poin dengan menyelesaikan quiz di Jakbar Adventure Mode
Total Poin
0
Quiz Selesai
0
Badge Terkumpul
0
Buka semua zona
0/5 Zona
Jawab 3 soal Kota Tua dengan benar
Belum
Kuasai semua pertanyaan Zona Kuliner
Belum
Jelajahi Ruang Terbuka dengan sempurna
Belum
Menguasai soal Tempat Bersejarah
Belum
Ekspor di zona Warisan Budaya
Belum
Dapatkan skor 100 dalam quiz
Perfect Quiz
Selesaikan 5 quiz dengan total skor > 400
0/400 Poin
Belum ada pencapaian? Mulai Adventure Mode sekarang!
🎮 Buka Adventure ModeJangan hanya anggap Glodok sebagai tempat makan, tapi anggap sebagai museum yang hidup
Bagaimana makanan Cina (mie, kecap, tahu) bercampur dengan rempah Indonesia menciptakan kuliner fusion yang unik.
Bahan dasar Tionghoa yang menjadi dasar masakan Indonesia
Bumbu khas Indonesia yang menghidangkan cita rasa baru
Lahirnya masakan baru seperti Bakmi, Tahu Goreng, dan Gado-Gado
Bagaimana Kelenteng Jin De Yuan bisa berdampingan damai dengan masyarakat sekitar dari berbagai latar belakang.
Tempat ibadah yang terbuka untuk semua, simbol toleransi
Warga Betawi dan Tionghoa berinteraksi di pasar dan tempat makan
Festival Cap Go Meh dirayakan oleh semua kalangan
Menelusuri sejarah panjang Glodok dari era Batavia hingga menjadi pusat budaya modern
Pertama kali dikunjungi pedagang Tiongkok di Batavia
Kawasan Glodok resmi menjadi pemukiman warga Tionghoa
Pusat perdagangan dan budaya Tionghoa berkembang pesat
Integrasi budaya dan munculnya kuliner fusion
Pengembangan kawasan dan pelestarian warisan budaya
Glodok menjadi destinasi wisata budaya internasional

Gaya arsitektur Tiongkok Selatan yang melambangkan kemakmuran dan perlindungan

Perpaduan arsitektur Eropa kolonial dengan elemen Tionghoa yang unik

Warna simbolis keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya Tionghoa
Konon dari bunyi air pancuran "grojok-grojok" (onomatopoeia) di area tersebut pada masa lalu
Vihara Dharma Bhakti dibangun tahun 1650, adalah kuil tertua di Jakarta
Terdapat lebih dari 50 klenteng dan vihara di kawasan Jakarta Barat
Lebih dari 200 tempat makan legendaris dengan resep turun-temurun
Jelajahi kuliner otentik dengan cerita dan sejarah di setiap suapan
Kurasi khusus makanan Chinatown yang aman untuk teman-teman muslim tanpa mengurangi keaslian rasa.

"Resep turun-temurun dari keluarga pedagang Betawi-Tionghoa, simbol akulturasi budaya"

"Sering dikunjungi pejabat dan artis pada era 1970-80an"

"Unik karena namanya Shanghai tapi bumbunya khas Indonesia"

"Saksi bisu perubahan Jakarta selama hampir satu abad"
Makanan legendaris non-halal yang telah menjadi warisan kuliner selama beberapa generasi.

"Berjualan sejak 1950, resep asli dari leluhur di Fujian"

"Makanan favorit para pedagang tua Glodok sejak 1960"
Mengenal sosok di balik kelezatan kuliner dan keharmonisan budaya
Wawancara langsung dengan Opa/Oma penjual tentang harapan mereka untuk Jakarta Barat. Nilai plus untuk tugas sekolah karena menunjukkan riset primer.

Bakmi Ahong
"Saya berharap anak muda tetap mencintai masakan tradisional kita. Jangan sampai resep leluhur punah."
Ocupation: Penjual Bakmi

Gado-Gado Oma
"Glodok itu rumah kedua saya. Di sini kita semua satu keluarga, beda agama tapi satu tujuan."
Ocupation: Penjual Gado-Gado

Kopi Opa Budi
"Setiap cangkir kopi punya cerita. Saya senang melihat generasi baru datang dan dengarkan kisah Jakarta."
Ocupation: Penjual Kopi

Foto kegiatan warga asli Betawi yang berinteraksi dengan warga Tionghoa di pasar. Transaksi jual-beli, percakapan santai, dan saling membantu menjadi bukti harmoni yang hidup sehari-hari.

Festival Cap Go Meh tidak hanya dirayakan oleh etnis Tionghoa, tetapi juga dihadiri oleh warga dari berbagai latar belakang. Ini adalah manifestasi toleransi dalam bentuk perayaan budaya.
Semua yang perlu Anda ketahui untuk menjelajahi Glodok dengan nyaman
Turun di Halte Glodok, jalan kaki ±5 menit
💰 Rp 3.500
⏱️ 30–45 menit
Lihat Rute →
Turun di Stasiun Jakarta Kota
💰 ± Rp 5.000
⏱️ 35–50 menit
Lihat Rute →
Langsung ke area Pecinan Glodok
💰 ± Rp 15.000–25.000
⏱️ 20–30 menit
Lihat Rute →
Cocok kalau sudah di sekitar Kota Tua
💰 Gratis
⏱️ 10–15 menit
Lihat Rute →

Waktu Terbaik
07:00 - 08:00
Highlights
Arsitektur kolonial, Kuliner legendaris, Tokoh sejarah

Waktu Terbaik
15:00 - 17:00
Highlights
Street food hunting, By-oleh manisan, Coffee tasting
Kalau mau lihat pasar basah yang ramai dan suasana aktivitas pagi hari. Pasar Glodok paling hidup dengan transaksi dan persediaan segar.
Waktu terbaik untuk berbelanja oleh-oleh dan menjelajahi toko-toko. Cuaca cukup panas, jadi siapkan payung atau topi.
Untuk suasana santai dan kuliner sore hari. Suhu mulai turun, pas untuk jalan-jalan dan menikmati street food.
Istilah-istilah unik yang perlu Anda ketahui saat menjelajahi Glodok

Klik untuk info
Ramalan bambu tradisional di kelenteng, cara mencari petunjuk nasib dengan mengocok bambu
Biasanya dilakukan di Vihara Dharma Bhakti saat Imlek

Klik untuk info
Pemukiman atau kawasan komersial masyarakat Tionghoa
Glodok adalah Pecinan terbesar di Indonesia

Klik untuk info
Perayaan hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek, menandai akhir perayaan Imlek
Dirayakan dengan parade barongsai dan lampion di Glodok

Klik untuk info
Aneka olahan daging babi dengan cara memasak khusus
Makanan tradisional Tionghoa yang legendaris di Glodok

Klik untuk info
Kawasan kuliner legendaris di Glodok
Pusat jajanan dan kuliner yang wajib dikunjungi

Klik untuk info
Jalanan sempit bersejarah dengan toko-toko tua
Favorit untuk wisata kuliner dan belanja oleh-oleh

Klik untuk info
Nama jalan bersejarah di kawasan Glodok
Ada Pantjoran Tea House yang jadi ikon wisata

Klik untuk info
Tempat ibadah umat Buddha
Vihara Dharma Bhakti adalah vihara tertua di Jakarta
Estimasi budget pelajar vs budget sultan untuk menjelajahi Glodok
Geser slider untuk mengubah budget
Rp 40.000
Kesan
💚 Hemat, realistis & fun
Kesan
✨ Premium, bebas & berkesan
Dengan budget Rp 40.000, kami merekomendasikan Paket Pelajar. Hemat dan seru untuk dijelajahi dengan teman!
Menangkap momen indah dari budaya, kuliner, dan suasana di kawasan Chinatown Glodok










Dapatkan informasi lebih lanjut tentang wisata dan budaya Jakarta Barat